Bulan sura menjadi bulan besar bagi masyarakat jawa karena bulan ini merupakan bulan pertama dalam kalender jawa. Satu sura adalah hari dimana sebagian besar masyarakat jawa melakukan berbagai kegiatan guna menunjukkan rasa syukur mereka atas rezeki satu tahu kemarin dan seraya menjadi hari dimana doa-doa dipanjatkan agar satu tahun ke depan Tuhan memberikan rezeki yang jauh lebih baik.

Masyarakat dari kaki gunung hingga bibir pantai memiliki tradisi dengan ciri khas masing-masing, namun memiliki intisari yang sama. Selain sebagai bentuk rasa syukur dan doa, acara-acara yang dilangsungkan juga sebagai bentuk pelestarian budaya leluhur. Berbentuk pesta rakyat, rangkaian acara grebeg sura selalu menjadi acara yang dinanti setiap tahunnya.

Ki Titut sang Pemimpin Barisan

Barisan puteri mengiringi sesaji yang akan dilarung


Prajurit

Permainan Adu Tangkas Berhadiah Telepon Genggam


Camilan Wajib Menonton Wayang

Show Time
P.S.
Jawa di tulisan ini merujuk pada Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur